Senin, 21 Januari 2013

Konsep Dasar Kekurangan Energi Protein (KEP)


Konsep Dasar Kekurangan Energi Protein (KEP)



Pengertian Kekurangan Energi Protein (KEP)
KEP adalah suatu keadaan dimana rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG). Kurangnya zat gizi makro (energi dan protein) pada balita bisa menyebabkan KEP
KKP (PEM; protein-energy malnutrition) mengacu kepada sindrom klinis yang ditandai oleh asupan protein dan kalori yang tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan tubuh
Penyakit defisiensi gizi timbul bila energi dan zat gizi lain tidak dikonsumsi dalam jumlah yang cukup untuk pertumbuhan dan untuk fungsi lainnya


Penyebab Kekurangan Energi Protein (KEP)
Keadaan kurang energi-protein disebabkan oleh masukan (intake) energi dan protein yang sangat kurang dalam waktu yang cukup lama. Keadaan ini akan lebih cepat terjadi bila anak mengalami diare atau infeksi penyakit lainnya. Keadaan kehidupan yang miskin mempunyai hubungan yang erat dengan timbulnya kondisi kurang energi protein. Tanda-tanda yang paling utama daripada KEP adalah pertumbuhan fisik yang kurang normal. Hal ini dapat dilihat atau diperiksa dan catatan pada kartu kurva pertumbuhan berat badan. Beberapa minggu atau beberapa bulan sebelum timbul tanda-tanda klinis yang jelas, anak itu pertumbuhan berat badannya sangat lambat atau bahkan berhenti. Sejak beberapa bulan pertama dan kehidupan, umumnya bayi tumbuh baik (normal) asalkan memperoleh air susu ibu (ASI) yang cukup. Biasanya pada suatu ketika antara bulan ke empat dan ke lima atau lebih awal lagi, pertambahan berat badan anak yang mendapatkan air susu ibu mulai menurun dan ini akan tampak dan catatan berat badan pada kartu kurva pertumbuhan (Kartu Menuju Sehat). Pada waktu inilah seyogyanya makanan tambahan bayi perlu diberikan mendampingi ASI. Apabila makanan sapihan belum mulai diberikan atau bayi terkena infeksi lagi, berat badan bayi tidak dapat naik dan sementara itu akan timbul gejala-gejala klinis kurang energi-protein (Suhardjo, 2002 : 60-61).
Jenis Kekurangan Energi Protein (KEP)
ada tiga tipe KEP, diantaranya adalah :
1.         Tipe Kwashiorkor
Kwashiorkor terjadi akibat kekurangan protein. Penyakit gangguan gizi ini banyak dijumpai pada anak usia 1-3 tahun. Orang tua biasanya tidak menyadari bahwa anaknya sakit. Hal ini disebabkan kebutuhan energinya tercukupi sehingga berat badan menjadi normal. Apalagi ditambah dengan adanya oedem (sembap) pada badan anak karena kekurangan protein.
2.         Tipe Marasmus
Marasmus terjadi akibat kekurangan energi. Gangguan gizi ini biasanya terjadi pada anak usia tahun pertama yang tidak mendapat cukup ASI (Air Susu Ibu).
3.         Tipe Kwashiorkor Marasmus
Penyakit ini timbul jika makanan sehari-hari anak tidak cukup mengandung energi dan protein untuk pertumbuhan normal.
Gejala dan Tanda-tanda Kurang Energi-Protein
Kwashiorkor
Pada anak yang kwashiorkor yaitu yang mengalami kurang protein. Umumnya anak yang mengalami kwashiorkor berumur antara satu sampai tiga tahun. Anak yang mengalami kwashiorkor pertumbuhannya terhambat, otot dagingnya menyusut dan lembek, namun masih terdapat lapisan lemak di bawah kulit tidak seperti pada anak yang marasmus. Biasanya terjadi pembengkakan (oedema) terutama pada kaki bagian bawah, selain itu mukanya menampakkan bentuk seperti bulan (moon face). Anak kelihatannya gemuk karena ada oedema tersebut. Untuk memeriksa apakah benar ada oedema, maka dapat dilakukan dengan menekan kaki yang bengkak itu dengan ibu jari. Apabila bagian yang ditekan itu tidak cepat kembali, maka ini suatu pertanda adanya oedema. Warna rambut biasanya berubah menjadi coklat kemerah-merahan (pirang) atau abu-abu dan mudah sekali lepas. Anak yang rambutnya keriting karena menderita kwashiorkor dapat menjadi lurus. Warna kulit menjadi pucat dan biasanya anak menjadi Anemi. Anak yang kwashiorkor tampak murung dan apatis, tidak mempunyai nafsu makan dan sulit untuk diberi makan
gejalanya kwashiorkor antara lain :
1.         Oedem pada kaki dan muka (moon face)
2.         Rambut berwarna jagung dan tumbuh jarang
3.         Perubahan kejiwaan seperti apatis, wajah memelas, cengeng, dan nafsu makan kurang
4.         Muncul kelainan kulit mulai dan bintik-bintik merah yang kemudian berpadu menjadi bercak hitam
Marasmus
Keadaan kurang energi-protein yang sampai pada taraf marasmus biasanya diderita oleh anak umur kurang dan satu tahun. Anak yang demikian pertumbuhannya sangat terhambat dan apabila diukur dan berat badan menurut umurnya maka akan berada di bawah 60% daripada standar. Biasanya lapisan lemak di bawah kulit sangat sedikit bahkan umumnya tidak terdapat sama sekali, sehingga kulit itu mudah diangkat. Anak biasanya seperti orang tua atau “monkey face”. Otot daging tampak sekali menyusut (wasted), lembek, dan ini dapat dilihat pada paha dan lengan atas di mana seharusnya tebal dan kencang. Tanda oedema dan perubahan warna rambut biasanya tidak dijumpai (Suhardjo, 2002 : 63)
gejala marasmus  antara lain :
1.         Berat badan sangat rendah
2.         Kemunduran pertumbuhan otot (atrophi)
3.         Wajah anak seperti orangtua (old face)
4.         Ukuran kepala tidak sebanding dengan ukuran tubuh
5.         Cengeng dan apatis (kesadaran menurun)
6.         Mudah terkena penyakit infeksi
7.         Kulit kering dan berlipat-lipat karena tidak ada jaringan lemak di bawah kulit
8.         Sering diare
9.         Rambut tipis dan mudah rontok
Marasmus – kwashiorkor
Pada keadaan kombinasi marasmus-kwashiorkor tanda-tanda gabungan kedua keadaan itu biasanya dijumpai

Penanganan Kurang Energi Protein
penanganan kekurangan energi protein menurut tipenya, antara lain :

KEP ringan dan sedang
Kepada si ibu harus dibantu untuk memperbaiki makanan anaknya. ini dapat dilakukan dengan meningkatkan konsentrasi energi dan protein dalam makanan anak yang bersangkutan. Diberikan lebih sering, makanan dibuat lebih beragam (bervariasi), termasuk pangan hewani bila memungkinkan, diberi makanan tambahan melalui pusat-pusat pelayanan gizi, kecuali itu selalu dipantau berat badan dan kesehatannya.
KEP Berat
Anak dengan KEP berat khususnya jika terdapat infeksi akut, diare dan dehidrasi, xerophthalmia atau anemia berat, maka anak yang demikian harus dirawat di rumah sakit karena bila tidak, dapat terjadi kondisi yang lebih gawat lagi. Hal-hal berikut ini dapat dilakukan dalam menangani anak yang mengalami KEP berat:
1.         Amati anak itu dan telusuri latar belakangnya, periksa apakah ada xerophthalmia.
2.         Periksa tingkat dehidrasinya dan cara perawatannya.
3.         Periksa ada tidaknya infeksi atau parasit dan cara perawatannya.
4.         Untuk kasus yang berada di daerah malaria endemik dapat dilakukan pemberian pil khoroquin secara rutin.
5.         Berikan injeksi intramuskular Vitamin A 100.000 IU atau secara oral dengan dosis 200.000 IU vitamin A.
Berikan pada hari berikutnya secara oral dengan dosis yang sama. Untuk anak di bawah umur satu tahun diberikan setengah dosis.
6.         Apabila hemoglobin di bawah 3 gram per 100 ml, berikan transfusi darah.
7.         Setelah itu berikan perlakuan makanan segera setelah tidak ada dehidrasi.
8.         Berikan suplementasi vitamin dan mineral:
1)        1 gram kalium khlorida per hari dalam bentuk tablet atau cairan.
2)        Zat besi.
3)        5 mg asam folat per hari.
4)        Multivitamin bentuk tablet atau cairan untuk memenuhi kebutuhan yang dianjurkan.
9.         Pemberian makanan yang sering (frequent) dianjurkan untuk mencegah kadar gula darah yang rendah.

Angka Kecukupan Energi Protein
Widyakarya pangan nasional pangan dan gizi 2004 menetapkan AKP untuk penduduk Indonesia berdasarkan berat badan patokan, mutu protein dan daya cerna protein hidangan di pedesaan seperti tabel 2.2. WHO (1990) menyatakan protein sebanyak 10-20% kebutuhan total dianggap baik untuk kesehatan.
Tabel 2.2. Angka Kecukupan Energi Protein Anak Yang Dianjurkan
Golongan Umur
Berat Badan
(Kg)
Tinggi Badan
(cm)
AKP
(g)
0-6 bulan
7-11 bulan
1-3 tahun
4-6 tahun
7-9 tahun
6,0
8,5
12,0
17,0
25,0
60
71
90
110
120
10
16
25
39
45
(Almatsier, 2009 : 100)

Kriteria Kekurangan Energi Protein
untuk menentukan seseorang anak terkena KEP dapat dilihat dari berat badan yang menurun, yaitu :
1.         KEP Ringan   :    Jika berat badan hanya 70% - 80% berat badan ideal
2.         KEP Sedang   :    Jika berat badan hanya 60% - 70% berat badan ideal
3.         KEP Berat      :    Jika berat badan hanya < 60% berat badan
Sedangkan menurut Asydhad (2006 : 9) ukuran berat badan dan tinggi badan menurut umur adalah sebagai berikut :
Tabel 2.3. Ukuran Berat Badan dan Tinggi Badan Menurut Umur
Umur
Berat Badan (Kg)
Tinggi Badan (Cm)
Standar
80%
60%
Standar
80%
60%
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
1
1,3
1,6
1,9
2
2,3
2,6
2,9
3
3,3
3,6
3,9
4
4,3
4,6
4,9
5
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Bulan
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
3,4
4,3
5,0
5,7
6,3
6,9
7,4
8,0
8,4
8,9
9,3
9,6
9,9
10,6
11,3
11,9
12,4
12,9
13,5
14,0
14,5
15,0
15,5
16,0
16,5
17,0
17,4
17,9
18,4
2,7
3,4
4,0
4,5
5,0
5,5
5,9
6,3
6,7
7,1
7,4
7,7
7,9
8,5
9,0
9,6
9,9
10,5
10,8
11,2
11,6
12,0
12,4
12,9
13,2
13,6
14,0
14,4
14,7
2,0
2,5
2,9
3,4
3,8
4,2
4,5
4,9
5,1
5,3
5,5
5,8
6,0
6,4
6,8
7,2
7,5
7,8
8,1
8,4
8,7
9,0
9,3
9,6
9,9
10,2
10,5
10,8
11,0
50,5
55
58
60
62,5
64,5
66
67,5
69
70,5
72
73,5
74,5
78
81,5
84,5
87
89,5
92
94
96
98
99,5
101,5
103,5
105
107
108
109
43
46
49
51
53
54.5
56
57.5
59
60
61,5
63
64.5
68
69
72
74
76
78
80
82
83,5
84,5
86
87,5
88,5
90
91,5
92,5
35,5
38,5
40,5
42
43,5
45
46
47
48,5
49,5
50,5
51.5
52,5
54,5
57
59
61
62,5
64
65,6
67
68,5
70
71
72
73,5
74,5
75,5
76

Sabtu, 12 Januari 2013

Radiitya dika Qoutes diambil dari potongan semua novel raditya dika





Raditya Dika quotes (showing 1-10 of 10)
“Apa yang harus kita lakukan pada kenangan yang memaksa untuk terus diingat?” ? Raditya Dika, Marmut Merah Jambu
“Bagaimana semesta bisa berkonspirasi hingga dua orang bisa actually ketemu memang mendekati keajaiban.” ? Raditya Dika, Marmut Merah Jambu
“Sinetron bukan hanya membuat bertemu orang sangat gampang, mereka bahkan membuat seolah-olah orang memang gampang dengan mudah jatuh cinta pada pandangan pertama, pada situasi apapun.” ? Raditya Dika
“Sesungguhnya, terlalu perhatiannya orangtua kita adalah gangguan terindah yang pernah bisa kita terima” ? Raditya Dika, The Journeys
“Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. 
Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. 
Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian.” ? Raditya Dika, Marmut Merah Jambu
“Kalau mimpi kita ketinggian, kadang kita perlu dibangunkan oleh orang lain - Marmut Merah Jambu -” ? Raditya Dika
“Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti. Kalau pindah diidentikkan dengan kepergian, maka kesedihan menjadi sesuatu yang mengikutinya..... Padahal, untuk melakukan pencapaian lebih, kita tak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan lebih baik yang bisa didapatkan tanpa melakukan perpindahan.Gue jadi berpikir, ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gue gak perlu menjadi manusia super. Gue hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah.” ? Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon
“You can't always get what you want, but, if you try, sometimes you just might find you get what you need .” ? Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon
“Lebih jauh lagi, gue gak percaya pada kebetulan, gue percaya pada pertemuan yang dirancang diam-diam. Masing-masing dari kita punya garis kehidupan yang telah digambarkan. Dan masing-masing dari kita, kalau diizinkan, akan saling bersinggungan.” ? Raditya Dika, Marmut Merah Jambu
“Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti” ? Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon
“Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti. Kalau pindah diidentikkan dengan kepergian, maka kesedihan menjadi sesuatu yang mengikutinya..... Padahal, untuk melakukan pencapaian lebih, kita tak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan lebih baik yang bisa didapatkan tanpa melakukan perpindahan.Gue jadi berpikir, ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gue gak perlu menjadi manusia super. Gue hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah.”
? Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon


Minggu, 06 Januari 2013

CERITA INSPIRATIF ISLAM : BOSAN HIDUP

CERITA INSPIRATIF ISLAM : BOSAN HIDUP





Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru ngaji,

“Ustad, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.”


Sang Ustad pun tersenyum, “Oh, kamu sakit.”



“Tidak Ustad, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Ustad meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”

Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan.

Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan.

Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo.

Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit.

Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya.


Dalam hal berumah-tangga,bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan.


Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita.


“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.” demikian ujar sang Ustad.


“Tidak Ustad, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran sang Ustad.


“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”


“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”

“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”

Giliran dia menjadi bingung. Setiap Ustad yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Tapi ustadz yang satu ini aneh. malah Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.

Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Ustad edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran masakan Jepang.

Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya.

Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yang terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang.

Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”

Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan.

Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.”

Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu stres karena perilaku kami semua.”

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?

” Ya Allah, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Allah. Aku takut sekali jika aku harus meninggalkan dunia ini “.

Ia pun buru-buru mendatangi sang Ustad yang telah memberi racun kepadanya.

Sesampainya dirumah ustad tersebut, pria itu langsung mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Karena ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.

Apa yg terjadi memb, melihat wajah pria itu, rupanya sang Ustad langsung mengetahui apa yang telah terjadi, sang ustad pun berkata

“Buang saja botol itu. Isinya air biasa kok.. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kepasrahan, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan.

Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. 

Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan. percayalah .. Allah bersama kita.”

Lalu Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Ustad, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Ah, indahnya dunia ini ……

Selasa, 11 Desember 2012

Kisah hari ini

semenjak bangun pagi smp saat ini banyak hal yg gw plajari & ketahui, hari gw blajar sesuatu bagaimna cara menghargai org dgn cara yg masing2 sesuai dgn karakter org tersebut. selain itu hari ini bnyak yg hal gw lalui dgn tawa smp td gw plg k'rumah dgn perasaan ckup bahagia,,,

td gw liat ada Ibu2 yg memiliki tingkat ekonomi yg baik, tp stngah mati nya nawar ikan 3 ekor yg harga nya 20 rbu perak di tawar 15 rbu perak,,, apa pngarh nya sihh bwat dy, wong dy sndri org mampu,, kasian yg jualan donk, anak istri nunggu di rmh hsil dri jualan masa kta nda bisa ngerti dgn org,, yg kebangetan kyk gitu yahhh klu nawar,, nawar sih bolehh tp lhat keadaan jg yahh,,,

Senin, 10 Desember 2012

6 pelajaran dari film kartun favorit

www.marketing.co.id – Meski biasanya diperuntukan bagi anak-anak, film kartun mengajarkan banyak hal kepada kita, orang dewasa. Bukan hanya pelajar moral di dalamnya, tetapi juga trik-trik yang bermanfaatkan dalam menjalankan bisnis kita sehari-hari. Tidak percaya? Ada 12 pelajaran yang bisa kita pelajari dari film-film kartun favorit.
1. Bugs Bunny: Pentingnya Komunikasi
Anak-anak, mungkin juga kita menganggap tiap kali Bugs Bunny mengatakan “What’s up, Doc?” kepada teman-temannya, terutama Elmer Fudd adalah ledekan. Tapi sebenarnya Bugs mengajarkan kita pentingnya menyapa klien atau pelanggan secara rutin.Menyapa dengan “apa kabar?” merupakan cara sederhana dan efektif untuk menunjukkan bahwa Anda peduli pada keadaan klien atau pelanggan Anda. Percayalah, reaksi klien atau pelanggan Anda akan lebih baik ketimbang Elmer. Pada dasarnya seseorang selalu senang mendapati bahwa orang lain peduli pada keadaannya.
2. The Smurfs: Serahkan pada Ahlinya
Kalau Anda perhatikan desa Smurf dijalankan dengan cara yang sangat baik. Setiap smurf bekerja sesuai keahlian mereka masing-masing. Pelajaran bagi kita, lakukanlah sesuatu yang Anda kuasai dan serahkan hal lainnya kepada yang ahli. Hal ini membuat bisnis kita berjalan dengan baik. Pekerjaan selesai dengan hasil yang memuaskan, kita yang bekerja juga merasa puas, pelanggan dan klien gembira. Semua orang merasa senang.
3. Finding Nemo: Pelajaran dari Nemo, Marlin, dan Dory
Ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari tiga karakter tersebut. Dari si kecil Nemo, kita belajar bahwa meskipun kita merasa tahu segalanya – terutama bila kita orang baru dalam sebuah bisnis – akan sangat menguntungkan bila bisa belajar dari mereka yang lebih berpengalaman. Ada banyak “hiu” dan “anak nakal” berkeliaran di luar sana.Dari Marlin kita belajar bahwa penampilan bukan segalanya. Kita bisa tertipu bila menilai segala sesuatu hanya dari penampilan luarnya saja. Coba lihat Marlin, dari luar dia tak lebih dari seekor ikan badut yang tidak bisa membuat orang lain tertawa pada leluconnya. Tapi setelah mengenal dia lebih lama, ternyata dia juga memiliki selera humor yang baik. Jadi, luangkanlah waktu untuk mengenal seseorang lebih baik.Dari Dory kita belajar bahwa melupakan sesuatu yang penting bisa menimbulkan beberapa masalah. Jadi, tidak ada salahnya melawan lupa dengan mencatat hal-hal penting yang perlu diingat. Dalam berbisnis melupakan sesuatu dapat sangat berbahaya.
4. Monster Inc.: Jangan Takut dengan Hal Baru
Sully dan Mike dalam film Monster Inc. mengajarkan kita untuk selalu terbuka pada hal baru, apalagi kalau hal tersebut ternyata lebih menguntungkan. Terkadang kita terpaku pada rutinitas dan menjadi takut pada hal baru. Padahal kalau mau terbuka pada hal baru, kita bisa mendapat keuntungan yang lebih besar. Ketika tahu pada tawa anak-anak lebih kuat dari ketakutan, Sully dan Mike mengubah halauan Monster Inc. dalam berbisnis.
5. Scooby Doo: Jangan Takut untuk Takut
Scooby Doo dan Shaggy mengajarkan kita bahwa tidak apa-apa merasa takut sesekali. Ketika perusahaan atau klien mengalami krisis komunikasi misalnya, tidak apa-apa memberitahukan hal yang sebenarnya. Klien dan karyawan mungkin akan takut beberapa saat, tapi dengan sikap yang benar ketakutan tersebut akan menjadi motivasi untuk keluar dari krisis dengan selamat bersama-sama.
6. Tom and Jerry: Saling Kejar Tidak Membawa Kita Kemana-mana
Si kucing Tom dan si tikus Jerry adalah musuh bebuyutan yang terus menerus saling kejar. Kalau dalam bisnis Anda hanya terus menerus mengejar kompetisi, maka hanya itulah yang Anda miliki. Berkonsentrasilah pada tujuan awal kita. Bangunlah komunikasi yang baik untuk mencapai tujuan. Fokuslah pada tujuan, bukan pada kompetisi. (www.prdaily.com)